EndeavourOS Review

Pengalaman menggunakan Linux

Saya sudah sekitar 3 tahun menggunakan linux sebagai daily driver saya, dari penasaran sampai akhirnya berubah menjadi daily driver. Awal-awal saya menggunakan Manjaro karena dari youtube dan reddit banyak yang menyarankan. Sesudah sekitar 2.5 tahun kurang lebih, karena saya pas awal-awal masih kurang mengerti, jadi banyak config yang salah, applikasi waste yang tidak terpakai, kurang enak lah pokoknya. Akhirnya sekitar bulan Julu selagi liburan pergantian semester saya memutuskan untuk install ulang menjadi EndeavourOS.

Why EndeavourOS?

Pertama karena saya sangat suka AUR dan communitas ArchLinux, untuk penginstallan aplikasi untuk programming sangat mudah (dibanding windows jauh), jadi saya memutuskan untuk menggunakan Arch-based distro lagi. “Tapi kenapa tidak Manjaro?”, alasan pertama karena saya mau coba something new, alasan kedua sebenarnya banyak aplikasi default manjaro yang saya jarang pakai, dan dengar-dengar dari beberapa orang bahwa Manjaro itu bisa dibilang makin lama makin “kotor”.

Kedua, EndeavourOS bisa dibilang lebih untuk “Advanced-user” dibandingkan Manjaro, karena ada banyak hal yang harus diconfig dan diinstall sendiri. “Kenapa ga langsung install Arch Linux aja?”, well to be honest agak males sih.

Ketiga, EndeavourOS defaultnya sangat barebone, jadi bisa dibilang sangat bersih.

After 3 Months

Komunitas EndeavourOS sangat welcoming, saya menanyakan pertanyaan (walaupun agak bodoh) selalu dijawab dengan baik, dan forumnya pun sangat membantu.

Untuk tampilan default (saya menggunakan I3wm) menurut saya sudah cukup cakep, jadi sebenarnya untuk masalah tampilan tidak perlu diubah-diubah lagi.

Ini salah satu fitur bawaan EndeavourOS yang sangat membantu, sesudah install bisa tinggal click hal-hal yang kira-kira perlu diubah, dan otomatis akan diubah oleh aplikasi ini (jadi tidak perlu manual).

Performancenya SAYA RASA (belum pernah benchmarking bener-bener) sangat cepat dibandingkan windows (jelas lah) dan MacOS, saya booting kira-kira hanya butuh 15 detik (dari click power button).

TL;DR

Menurut saya EndeavourOS sangat baik untuk pengguna yang sudah pernah menggunakan Linux sebelumnya, tapi saya kurang rekomendasi EndeavourOS untuk pengguna Linux baru karena banyak hal yang harus “diperbaiki” dan dilakukan mandiri.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn