WebDev Learning – Week 2-4: PC upgrade and Django

Sesudah menghilang sebulan akhirnya post lagi (maafkan saya), jadi sekarang saya mau update beberapa mengenai progression dan hal-hal yang saya lakukan bulan Februari – Maret.

SSD NVME Upgrade + Manjaro

Setelah bertahun-tahun SSD akhirnya hampir penuh, jadi ~240GB tinggal sisa 30GB-an, jadi akhirnya saya beli SSD baru untuk menambah storagenya. Berhubung harga NVME dan yang biasa hanya beda 100k-an, jadinya saya memutuskan beli NVME (dari rekomendasi teman).

NVME yang dibeli

Tetapi ternyata saya malas untuk mengbackup-backup data yang ada di SSD lama, karena saya berencana untuk memindahkan systemnya ke NVME dari SSD lama. Jadi akhirnya saya memutuskan untuk mengdual-boot Manjaro daripada harus install ulang. Saya memilih Manjaro karena dengar-dengar dari reddit dan Youtube bahwa Linux buat belajar programming itu lebih enak (yes).

Penginstallan dual bootnya sangat susah, saya gagal hampir 5 kali karena motherboardnya tidak mengenali GRUB Manjaro untuk pilih bootnya. Akhirnya saya menemukan guide yang bagus dan pas ke-6 kali (ini saya kerjainnya dari jam 11 pagi sampai 5 sore) akhirnya berhasil.

Sesudah itu saya menginstall program-program yang diperlukan seperti JetBrain dan VSCode. Ternyata menginstall apapun di Linux jauh lebih mudah karena menggunakan semacam “store” [pamac] jadi tidak perlu browsing di web untuk mengdownload. Dan yang paling penting jauh lebih kenceng dibanding windows (mungkin karena windowsnya sudah kotor dan perlu diinstall ulang).

Tapi saya tidak begitu merekomendasikan menggunakan Linux bagi orang yang masih belum begitu mengerti mengenai komputer.

Django

Sesudah belajar Laravel beberapa bulan (sendiri dan dari club sekolah), saya merasa kurang suka dan akhirnya saya mencoba Django. Saya mulai menonton beberapa video crash course dan beberapa article mengenai getting started.

Video pertama yang saya nonton.

Saya mengikuti instruksinya dan akhirnya jadi website sederhana untuk polling.

Preview websitenya ga ada soalnya secretkeynya kehapus jadi ga bisa di launch

Sesudah mencoba project tersebut, saya ternyata jauh lebih suka Django dibanding Laravel. Sekarang saya sedang mencoba membuat website untuk menyimpan data perpustakaan (ini masih ikutin dari MDN). Saya berharap beberapa bulan lagi saya bisa mulai mahir dalam menggunakan Django.

Saya juga berencana untuk belajar framework CSS diantara:

  • Tailwind
  • Bootstrap
  • Materialize (kemungkinan besar ini soalnya saya suka material design)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn